Pages

Ads 468x60px

Labels

Minggu, 22 Agustus 2010

sembunyi, dompet kosong

Hari ini hari ke-13 shaum, tapi aku belum juga bisa puasa. Hari ini aku ga berani membalas sms teman-temanku yang mengajak rapat evaluasi kerja kegiatan BEMJ (sebutlah ospek maba) karena aku tak bisa datang.

Makin hari tubuhku makin tak mau kompromi, tak pernah mau tahu tuannya banyak acara. Yup, aku sakit lagi..

Selain itu, dompet cokelatku yang usang itu benar-benar slimmy. Tak ada ongkos tuk ke jakarta, walaupun hanya 15ribu perak.
Kenapa ga minta ma ortu atuh?

Ini kegiatan luar kuliah, tak ada anggaran untuk itu di mamah!

Kenapa ga bilang sama mereka?
Ah, aku malas di tanya-tanya.
Dan di beri cibiran.
Dan kini, aku hanya ingin sembunyi saja di atas tempat tidurku. Meringkuk sambil mengacuhkan sms yang terus berdatangan. Maafin ipeh kawan! Pliss. .

my immunity attack

Again, and again.
Pencernaanku makin bobrok saja nampaknya, padahal baru juga 19 tahun.
Kata dokter stefan yang imut itu, hihi aku harys ekstra hati-hati kalau mau hidup menyenangkan tanpa gangguan pencernaan dan lambung yang lemah. Yup, konskwensinya adalah mulai sekarang harus jadi orang alim kalo makan. Ga boleh sembarangan kayak dulu. Ga ada lagi deh makanan terlezat di seliruh dunia: MIE INSTAN dalam daftar menu gue. Ah, hampa deh rasanya hidup gue sekarang.

mereka bilang, ini persahabatan

Mereka bilang akan selalu bersama
Mereka bilang jangan ada yang ditutupi
Mereka bilang airmataku punya mereka juga
Mereka bilang kita akan terus sama-sama
Mereka bilang kita ini sahabatan
Mereka bilang kita ini ga boleh pisah

Tapi,
Aku tak pernah merasai kebersamaan di dekat mereka
Aku tak pernah merasa terbasuh sepi
Aku tak pernah tal melewatkan air mata sendiri
Aku tak pernah merasai jadi berarti.

Pantaskah ini disebut persahabatan?
Bolehkah aku kembali mempertanyakan ?

cinta dan diam

Nyanyian sunyi ku lantunkan lagi untuknya. Di sudut maya yang tak tersentuh
tak mampu ku gapai walau hanya serentangan tangan.

untuknya, yang selalu ku cintai dalam diam.

Bulan purna menggenapkan bilangan masanya, zaman terus berjalan dan tetap saja ada yang konstan. seperti kisah ini, tetap tak berubah walaupun waktu terus berjalan.
Ah, kisah yang tak terbalas. terlalu klise..

Selasa, 22 Juni 2010

TIME IS RUNNING, ALWAYS RUNNING

Waktu tak akan pernah sedetikpun kan menunggu, ia bisa berlari kencang meninggalkan tuannya yang hanya mampu termangu-tersedot pusaran masa lalu yang memabukkan..

Ia bisa menjadi tuan dari hamba-hamba dunia yang lalai, menyayat nadi nya perih bak pedang tajam.

Pilihannya adalah tersayat, terlena atau menjaganya.

Senin, 21 Juni 2010

balik lagi :)

Ceritanya iseng, bikin blog baru, rumah baru. Yang lebih fresh, lebih dewasa. insyaAllah.
Bismilllah, La Learner akan mulai belajar,dan terus belajar :).